Truk Pengangkut 24 Unit Sepeda Motor Hangus Terbakar di Babalan.

‎‎Langkat, beritanusantara.my.id – Kebakaran hebat menghanguskan satu unit truk jenis Colt Diesel PS 100 yang tengah mengangkut puluhan sepeda motor di Jalan Tanjung Pura, Desa Securai Selatan, tepatnya di depan Gang Pasir, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.‎‎

Meski peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.‎‎

Peristiwa bermula saat truk yang dikemudikan Tumin (52), warga Jalan Gunung Karang, melintas di lokasi kejadian.‎‎

Menurut keterangan pengemudi, api tiba-tiba muncul dari bagian belakang kepala mobil dan dengan cepat membesar hingga merembet ke seluruh muatan.

‎‎Mengetahui kendaraannya terbakar, Tumin bersama kernetnya segera keluar dari kabin dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

‎‎Sejumlah warga yang berada di lokasi, termasuk saksi mata Ngatirin (64) dan Epru (45), langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya dan air manual sebelum kobaran api semakin besar.‎‎

Tak lama kemudian, tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Sei Lepan tiba di lokasi dan melakukan proses pendinginan serta sterilisasi area untuk memastikan api benar-benar padam.‎‎

Kapolsek Babalan, AKP Eben H. Tarigan, SH, MH, melalui laporannya menyampaikan bahwa, truk Colt Diesel PS 100 beserta muatan nya 24 unit sepeda motor merek Honda hangus terbakar.

‎‎Setelah menerima laporan dari kepala dusun setempat, personel Polsek Pangkalan Brandan yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Heri Ompusunggu, SH, bersama lima personel lainnya langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah TKP awal.‎‎

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik pada bagian mesin atau instalasi kabel truk tersebut.‎‎“

Pemilik kendaraan, Bapak Tumin, menyatakan bahwa kejadian ini murni musibah akibat korsleting listrik.‎‎

Pihak korban juga telah membuat surat pernyataan dan memilih untuk tidak melanjutkan laporan secara hukum ke Polsek Pangkalan Brandan,” ujar AKP Eben dalam keterangan tertulisnya.

‎‎Meski sempat menjadi perhatian warga serta pengguna jalan yang melintas,‎namun situasi di lokasi kejadian telah aman dan terkendali.‎(Budi Panjaitan)

Wabup Langkat Tiorita Buka TMMD Ke-128 di Gebang, Wujudkan Akselerasi Pembangunan Desa.

Langkat, beritanusantara.my.id – Semangat gotong royong mewarnai pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Pasar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, yang hadir mewakili Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali sebagai simbol dimulainya program.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Medwin Sangkakala, serta unsur Forkopimda, perangkat daerah, dan masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa program TMMD bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.“

Mewakili Bupati Langkat, kami menyampaikan bahwa TMMD adalah jembatan emas untuk mendorong percepatan pembangunan di desa, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat,” ujar Tiorita.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga membacakan sambutan tertulis Bupati Langkat yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0203/Langkat, atas komitmen dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah.“

Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Langkat, saya ucapkan terima kasih dan rasa hormat kepada Kodim 0203 Langkat. Semoga sinergi ini mampu meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat desa,” demikian pesan Bupati yang dibacakan.

Selain pembangunan fisik, pembukaan TMMD ke-128 ini juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya bakti sosial kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, layanan akupunktur, hingga pengobatan umum secara gratis.

Kegiatan lain yang turut dilaksanakan meliputi aksi penghijauan dengan penanaman 200 bibit pohon, penyaluran bantuan sembako, serta pemberian makanan bergizi bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting.

Program TMMD ke-128 ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 360 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari unsur TNI tiga matra (AD, AL, AU), Polri, instansi pemerintah seperti BPBD dan Satpol PP, serta melibatkan berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga Pramuka.

Usai pelaksanaan upacara pembukaan, Wakil Bupati bersama Dansatgas TMMD ke-128 dan rombongan langsung meninjau lokasi sasaran program. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan teknis di lapangan, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan optimal dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat Desa Pasar dan sekitarnya.

Melalui program TMMD ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang merata, berkelanjutan, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Budi Panjaitan)

Surat Sanggahan PT Bangun Lampung Jaya Hambat Sertifikat Warga, BPN Pesawaran Siap Tindak Lanjut.

Pesawaran, Lampunh, beritanusantara.my.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi terkait terhambatnya proses pembuatan sertifikat tanah milik warga Desa Lumbirejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, akibat adanya surat sanggahan dari PT Bangun Lampung Jaya yang mengklaim lahan tersebut sebagai aset perusahaan, Rabu (22/4/2026).

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran dengan mengundang sejumlah pihak terkait, yakni Sufiyawan selaku kuasa dari Sri Haryani, pimpinan PT Bangun Lampung Jaya, serta Kepala Desa Lumbirejo, Ridho.

Pertemuan ini bertujuan untuk mempertemukan seluruh pihak guna mencari solusi atas polemik yang selama ini menghambat masyarakat dalam mengurus sertifikat hak atas tanah mereka.

Namun, dalam rapat tersebut, pihak PT Bangun Lampung Jaya tidak hadir. Ketidakhadiran itu disampaikan melalui surat resmi dengan alasan pimpinan perusahaan sedang berada di luar kota.

Sufiyawan yang memberikan kuasa kepada Legiman sebagai kuasa Sri Haryani menyampaikan rasa kecewanya terhadap sikap PT Bangun Lampung Jaya yang dinilai tidak kooperatif dalam menyelesaikan persoalan ini.“

Kami sangat kecewa karena PT Bangun Lampung Jaya tidak memenuhi undangan dari BPN Pesawaran untuk berkoordinasi menyelesaikan persoalan yang sudah berlarut-larut ini,” ujar Legiman.

Ia berharap Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran dapat mengambil langkah terbaik agar warga Desa Lumbirejo, khususnya Sri Haryani, tidak terus terhambat dalam proses penerbitan sertifikat tanah.“

Kami berharap BPN Kabupaten Pesawaran bisa mengambil langkah terbaik agar warga Desa Lumbirejo tidak terhambat dan proses sertifikat bisa segera dilanjutkan,” tambahnya.

Selain itu, Legiman juga menduga adanya indikasi praktik mafia tanah yang sudah berlangsung sejak lama di Desa Lumbirejo. Menurutnya, persoalan sengketa lahan yang terus berulang serta munculnya klaim tanpa kejelasan menjadi alasan kuat untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.“

Kami menduga ada indikasi mafia tanah di Desa Lumbirejo yang sudah sejak lama bermain. Karena persoalan seperti ini terus berulang dan masyarakat selalu dirugikan. Ini harus menjadi perhatian serius agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban,” tegas Legiman.

Sementara itu, Kepala Desa Lumbirejo, Ridho, menegaskan bahwa di wilayah desanya tidak terdapat PT Bangun Lampung Jaya sebagaimana yang disebut dalam surat sanggahan tersebut.“

Di Desa Lumbirejo tidak ada PT Bangun Lampung Jaya. Jadi kalau mengirimkan surat sanggahan, harus dibuktikan dulu kebenarannya,” tegas Ridho.

Ia juga menyoroti bahwa keberadaan surat sanggahan tersebut telah menjadi hambatan serius bagi masyarakat dalam mengurus legalitas tanah mereka.“

Ini menjadi penghambat masyarakat saya untuk membuat sertifikat. Seharusnya kalau sudah sesuai prosedur, ya wajib diterbitkan. Masa surat sanggahan berlaku seumur hidup? Ini sudah lewat batas waktunya,” ujarnya.

Ridho juga mengungkapkan bahwa pihak pemerintah desa telah tiga kali melayangkan undangan resmi kepada PT Bangun Lampung Jaya untuk mediasi, namun tidak pernah dihadiri.“

Saya sebagai pemerintah desa sudah tiga kali mengundang resmi melalui surat kepada PT Bangun Lampung Jaya, tetapi tidak satu pun mereka hadir untuk dimediasikan,” katanya.

Lebih lanjut, Ridho meminta BPN segera menindaklanjuti persoalan tersebut, mengingat objek tanah yang diklaim PT Bangun Lampung Jaya dinilai berbeda lokasi dengan tanah milik Sri Haryani.“

Objek milik Bu Sri Haryani berada di Dusun Sangu Banyu, sedangkan yang diklaim PT Bangun Lampung Jaya berada di Dusun Komering. Lokasinya sangat jauh dan berbeda tempat. Jangan karena ada surat sanggahan yang tidak jelas justru menghambat semuanya,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Hasbi Alfarizi selaku perwakilan BPN Kabupaten Pesawaran menyatakan akan kembali mengirimkan surat panggilan kepada PT Bangun Lampung Jaya dan memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional.“

Kami akan kembali menyurati PT Bangun Lampung Jaya dan bekerja secara profesional. Hasil diskusi hari ini akan kami laporkan kepada pimpinan. Kita sama-sama berdoa mudah-mudahan permohonan Bu Sri Haryani bisa segera selesai,” ujar perwakilan BPN.

Masyarakat Desa Lumbirejo pun berharap persoalan ini segera menemukan titik terang agar proses sertifikasi tanah dapat berjalan lancar tanpa hambatan berkepanjangan.

(Feri)

Syah Afandin Lepas 398 Jamaah Calon Haji Langkat, Titip Doa untuk Daerah dan Negeri.

Langkat, beritanusantara.my.id – Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji Kabupaten Langkat dalam prosesi khidmat yang digelar pukul 04.00 WIB di Tribun Alun-alun T. Amir Hamzah, Rabu (22/04/2026).

8Pelepasan jamaah haji tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, Wakil Ketua DPRD Langkat H. Ajai Ismail, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, S.I.K., M.Si, Sekdakab Langkat H. Amril, S.Sos, M.AP, Kakan Kementerian Agama Langkat H. Ainul Aswad, Ketua TP PKK Langkat Hj. Endang Kurniasih Syah Afandin, Kakan Kemenhaj Langkat H. Umar Saleh Maruhawa, M.Pd, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP, Ketua MUI Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc., MA, Kadis Kominfo Wahyudiharto, S.STP, M.Si, Kabag Kesra Muhammad Suhaimi, S.STP, M.SP, serta Kabag Umum H. Mahardhika Sastra Nasution, S.STP, MAP.

Berdasarkan laporan Kakan Kemenhaj Langkat H. Umar Saleh Maruhawa, jumlah jamaah calon haji Kabupaten Langkat tahun 2026 sebanyak 398 orang. Jamaah tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 2 sebanyak 353 jamaah yang diberangkatkan pada hari ini dan Kloter 4 sebanyak 45 jamaah yang dijadwalkan berangkat pada Jumat (24/04/2026).

Untuk Kloter 2 yang dilepas hari ini terdiri dari 130 jamaah laki-laki dan 223 jamaah perempuan. Seluruh jamaah diberangkatkan dari Langkat pukul 06.00 WIB menuju Asrama Haji Embarkasi Medan dan dijadwalkan tiba pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, jamaah akan diberangkatkan menuju Madinah pada 23 April 2026 pukul 01.20 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Sementara itu, jamaah Kloter 4 akan dilepas secara terpisah di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat pada Jumat, 24 April 2026 pukul 12.00 WIB.

Pemerintah Kabupaten Langkat juga memberikan berbagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan jamaah, mulai dari konsumsi, transportasi hingga cendera mata. Selain itu, jamaah turut dibekali makanan khas berupa bumbu pecal dan sambal teri, sebagai tradisi tahunan guna menjaga stamina selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH berpesan agar seluruh jamaah mempersiapkan diri secara fisik dan mental serta menjaga niat selama menjalankan ibadah haji.“

Jaga niat selama di Tanah Suci. Gunakan kesempatan ini dengan penuh rasa syukur, karena tidak semua orang mendapat panggilan Allah. Jika ada kesempatan untuk menolong, maka tolonglah sesama jamaah, khususnya dari Kabupaten Langkat,” pesannya.

Bupati juga menitipkan doa kepada para jamaah agar mendoakan Kabupaten Langkat dan Indonesia agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT serta dijauhkan dari berbagai musibah.“

Kami titipkan doa untuk daerah dan negeri kita agar selalu dalam lindungan Allah dan dijauhkan dari segala musibah,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Langkat turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan simbolis berupa pemakaian kacu tanda haji serta pemberian bekal makanan kepada perwakilan jamaah, yakni H. Irfan Yusuf, S.Pd.I dan Anita.

Di tengah suasana haru yang penuh doa, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat, serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

(Budi Panjaitan)

Sumber : Diskominfo Langkat)