MANDAILING NATAL.beritanusantara.my.id – Kondisi infrastruktur Jalan Kabupaten yang menghubungkan Desa Banjar Aur Utara dengan Desa Pasir Putih, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat. (31/5/20266)
Ruas jalan sepanjang ± 2 kilometer tersebut belum mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal meskipun usulan perbaikan telah berulang kali disampaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari pelajar yang berangkat ke sekolah, pekerja, hingga warga yang melakukan kegiatan ekonomi dan berbelanja kebutuhan pokok.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar 500 meter ruas jalan telah mendapatkan pengerasan dan pengaspalan. Namun, masih terdapat sekitar ± 1.500 meter jalan yang belum tersentuh pembangunan sama sekali,
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan harapannya agar pemerintah lebih memprioritaskan perbaikan jalan tersebut.
“Tidak usah dulu mengganti jembatan yang berdiameter satu meter itu. Kalau jalan ini saja diaspal, kami sudah sangat senang karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Pasir Putih, Sartono, mengatakan bahwa pihak desa telah berulang kali mengajukan permohonan pembangunan jalan tersebut, baik melalui Musrenbang maupun proposal yang disampaikan kepada anggota legislatif saat masa reses, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat.
“Kami sudah berkali-kali mengusulkan dan menyerahkan proposal bahkan usulan tersebut sering disebut masuk prioritas, namun sampai sekarang belum juga terealisasi,” kata Kades Sartono.
Menurutnya, selama ini perawatan jalan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, kondisi jalan yang masih berupa tanah menyebabkan kerusakan semakin parah saat musim hujan tiba.
“Kalau hujan turun, jalan menjadi berlubang dan berlumpur sehingga menyulitkan masyarakat melintas.
Beliau juga berharap Kendaraan roda empat yang mengangkut hasil panen warga juga ikut mempercepat kerusakan jalan,” jelasnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Perbaikan jalan dinilai akan berdampak besar terhadap peningkatan akses pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Desa Banjar Aur Utara maupun Desa Pasir Putih.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menantikan realisasi
(MO)







