Sinunukan, Mandailing Natal, beritanusantara.my.id
Perjalanan kompetisi sepak bola Kijang Putra CUP II di Desa Suka Damai, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, kembali diwarnai drama. Laga babak 8 besar antara PS Bengkel FC kontra Andini FC berakhir dengan keputusan walk out (WO) setelah pertandingan lanjutan yang menyisakan waktu 16 menit tidak dapat dilanjutkan oleh PS Bengkel FC.

Pertandingan tersebut sebelumnya digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026. PS Bengkel FC sempat unggul 1-0 atas Andini FC. Namun, pertandingan kemudian dihentikan setelah terjadi insiden yang melibatkan salah seorang pemain PS Bengkel FC berinisial M.J., nomor punggung 07, yang diduga melakukan pelemparan botol air mineral.
Insiden tersebut sempat membuat situasi di sekitar lapangan kurang kondusif. Sejumlah penonton bahkan memasuki lapangan sehingga aparat keamanan turun tangan untuk mencegah terjadinya keributan.

Kapolsek Batahan AKP Jaresman Sitinjak, SH, MH, bersama personel kemudian mengimbau para pemain dan penonton agar tetap menjaga sportivitas serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu keributan.
Situasi akhirnya berhasil dikendalikan. Aparat kepolisian juga turut mengawal kepulangan para penonton agar berlangsung aman dan tertib.
Sisa 16 Menit Disepakati Dilanjutkan
Pertandingan dihentikan dengan pertimbangan kondisi lapangan yang mulai gelap serta situasi yang dinilai kurang kondusif.
Menurut keterangan yang diperoleh, penghentian pertandingan dilakukan setelah adanya kesepakatan antara perangkat pertandingan, panitia, pihak keamanan, serta kedua kesebelasan.
Saat pertandingan dihentikan, masih tersisa sekitar 16 menit dari waktu normal pertandingan yang berlangsung 2×30 menit.
Kedua tim kemudian sepakat pertandingan dilanjutkan pada Minggu, 9 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB.
Namun, ketika pertandingan sisa waktu tersebut hendak dilanjutkan, muncul persoalan terkait jumlah pemain yang akhirnya menjadi titik krusial dalam pertandingan.
Persoalan Jumlah Pemain Berujung WO
Menurut informasi dari pihak panitia, PS Bengkel FC memasukkan 10 nama pemain untuk pertandingan lanjutan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, terdapat dua nama pemain yang sebelumnya telah dimainkan dan kemudian digantikan oleh pemain cadangan.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, pemain yang dinilai masih dapat dimainkan disebut berjumlah delapan orang.
Dalam kondisi tersebut, ofisial PS Bengkel FC kemudian memilih meninggalkan pertandingan sehingga tim tersebut dinyatakan melakukan walk out (WO).
Sementara itu, pihak Andini FC bersama perangkat pertandingan tetap berada di lapangan.
Panitia kemudian melakukan pemanggilan terhadap tim PS Bengkel FC untuk memasuki lapangan sebanyak tiga kali, dengan masing-masing kesempatan selama 1 x 60 detik.
Setelah PS Bengkel FC tetap tidak memasuki lapangan, pihak Andini FC kemudian melakukan tendangan ke arah gawang PS Bengkel FC yang dalam keadaan kosong, sesuai dengan keputusan perangkat pertandingan.
Berdasarkan keputusan perangkat pertandingan, Andini FC akhirnya dinyatakan sebagai pemenang dengan skor 5-0.
Kapolsek Ingatkan Pentingnya Sportivitas
Kapolsek Batahan AKP Jaresman Sitinjak, SH, MH, kembali mengingatkan seluruh pihak agar menjunjung tinggi sportivitas dalam pertandingan sepak bola.
Menurutnya, setiap persoalan yang terjadi di lapangan hendaknya tidak berkembang menjadi konflik antarpemain maupun antarsuporter.
Pihak keamanan juga menjelaskan bahwa pertandingan sebelumnya dihentikan dengan mempertimbangkan faktor keamanan, kondisi lapangan yang mulai gelap, serta situasi yang kurang kondusif.
Karena itu, persoalan pada pertandingan lanjutan diharapkan dapat diselesaikan berdasarkan aturan pertandingan dan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya, bukan dengan emosi yang dapat memicu persoalan baru.
PSSI dan Panitia Berikan Penjelasan
Sementara itu, Ketua PSSI Muktar Hanafi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, menyatakan bahwa pelaksanaan pertandingan lanjutan tersebut telah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku di lingkungan PSSI.
Terpisah, Ketua Panitia Kijang Putra CUP II, H. Tatang, menegaskan bahwa keputusan yang diambil dalam pertandingan tersebut telah mengacu pada aturan serta hasil kesepakatan antara panitia, wasit, dan manajer kedua tim.
Dengan berakhirnya pertandingan melalui keputusan WO tersebut, Andini FC dinyatakan menang 5-0 dan berhak melanjutkan perjalanan dalam kompetisi Kijang Putra CUP II.
( MO)