.Batu Bara, beritanusantara.my.id – Selasa,4 Agustus 2026.
Dalam upaya membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda, Polsek Medang Deras melaksanakan Program Police Go To School di SMAN 1 Medang Deras, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan upacara bendera tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Medang Deras, AKP AH Sagala, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran Kapolsek bersama personel Polsek Medang Deras disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Medang Deras, Ratna Dewi, S.Pd, beserta dewan guru dan para siswa.
Kegiatan ini diikuti oleh 589 siswa, 30 orang tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta 5 personel Polsek Medang Deras yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP AH Sagala. Turut hadir pula 1 orang perwakilan dari Koramil Medang Deras sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda.

Program Police Go To School merupakan langkah preventif Polres Batu Bara dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba, minuman keras (miras), judi online, serta aksi tawuran. Melalui kegiatan ini, Polri berupaya membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran hukum kepada para pelajar sejak dini.

Dalam amanatnya, AKP AH Sagala mengajak seluruh siswa untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba, minuman keras, judi online, dan tawuran yang dapat merusak masa depan.
Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan kerusakan otak secara permanen, mengganggu daya ingat dan kemampuan berpikir, menimbulkan ketergantungan, meningkatkan risiko tertular penyakit berbahaya akibat penggunaan jarum suntik, hingga menyebabkan overdosis yang berujung pada kematian.

Selain itu, konsumsi minuman keras juga berdampak buruk bagi kesehatan, seperti merusak organ tubuh, menurunkan kesadaran, memicu perilaku negatif, hingga menyebabkan keracunan yang dapat mengakibatkan kebutaan bahkan kematian, terutama akibat miras oplosan.
Kapolsek juga mengingatkan bahaya judi online yang dapat menghancurkan kondisi finansial, mengganggu kesehatan mental, memicu tindak kriminal, serta merusak hubungan dalam keluarga.

Sementara itu, aksi tawuran dapat mengakibatkan luka berat, cacat permanen, bahkan kehilangan nyawa. Selain itu, pelaku tawuran juga akan berhadapan dengan proses hukum yang dapat memengaruhi masa depan, termasuk kesulitan memperoleh Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) saat melamar pekerjaan.
Kepala SMAN 1 Medang Deras, Ratna Dewi, S.Pd, mengapresiasi pelaksanaan Program Police Go To School. Menurutnya, edukasi hukum yang diberikan Polri sangat penting untuk membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran siswa agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, minuman keras, judi online, maupun aksi tawuran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Medang Deras beserta jajaran atas kepeduliannya kepada peserta didik. Selain memberikan edukasi, beliau juga menyerahkan bantuan berupa dua tas bagi siswa berprestasi sebagai juara umum, dua bola sepak, dan dua bola voli untuk menunjang kegiatan olahraga di sekolah,” ujar Ratna Dewi.
Ia berharap Program Police Go To School dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pelajar yang memahami pentingnya menaati hukum, menjauhi pergaulan negatif, serta menjadi generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan taat hukum.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Melalui sinergi antara Polri, TNI, dan pihak sekolah, diharapkan Program Police Go To School mampu menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, bebas dari penyalahgunaan narkoba, miras, judi online, serta aksi tawuran.
( IR4ONE )